13/03/2015

IBD (Ilmu Budaya Dasar) - Tugas I

TUGAS I
IBD (Ilmu Budaya Dasar)


Pengertian IBD
            Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (KBI-BESAR), Ilmu merupakan pengetahuan atau kepandaian baik yang termasuk jenis kebatinan maupun yang berkenaan dengan keadaan alam, dan sebagainya. Sedangkan Budaya merupakan kebudayaan, akal budi, pikiran manusia, yang mempunyai peradaban. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Prof. Dr. Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar, yaitu:
1.      Ilmu-ilmi Alamiah (Natural Sceince)
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Caranya ialah dengan menentukan metode yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan lalu dibuat prediksi. Kelompok ilmu-ilmu alamiah terdiri dari beberapa kelompok antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2.      Ilmu-ilmu Sosial (Sosial Science)
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Tetapi hasil penelitiannya tidak mungkin 100% benar sebab keteraturan dalam hubungan antara itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain adalah ilmu ekonomi, sosial, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.
3.      Pengeahuan Budaya (The Humanities)
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Pengetahuan budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai bidang keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik, dll.

Tujuan IBD
            Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities), akan tetapi ilmu budaya dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikal terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
            Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar dapat:
1.      Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2.      Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusian dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.      Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jauh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotaan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas.
4.      Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.


Referensi:
Artikel non-personal. (10 Maret 2015). “Budaya”, Wikipedia Bahasa Indonesia. Diakses 11 Maret 2015.
Artikel non-personal. (25 Agustus 2014). “Sistem Penulisan Referensi Harvard”, Wikipedia Bahasa Indonesia. Diakses 9 Maret 2015.
Samatan, Nuriyati. (n.d). “Tinjauan Tentang Ilmu Budaya Dasar”, Nuri Staff Gunadarma. Diakses 8 Maret 2015.
Yasyin, Sulchan. (1997). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Amanah.

0 komentar :

Post a Comment