19/07/2015

Operasi File pada Bahasa BASIC (QBASIC)

File
merupakan tempat penyimpanan data-data yang lebih permanen di dalam disk atau tape. Pengertian lain dari file adalah kumpulan dari record-record.
Operasi File pada Bahasa BASIC (QBASIC)
Keuntungan File
• Kita dapat melihat isi data dalam file di kemudian waktu karena lebih permanen dari pada
penyimpanan dalam memori utama atau buffer. Jika komputer dimatikan data dalam buffer akan
hilang, sedangkan dengan file tidak hilang karena sudah disimpan secara fisik di dalam disk.
• File bisa menampung jumlah data yang cukup besar, seperti data karyawan, data mahasiswa,
dan lain-lain.
• Data dalam file dapat digunakan secara bersama-sama oleh beberapa program atau aplikasi.
• File yang digunakan lebih umum, biasanya bertipe atau berekstension .dat atau .txt.

Ada beberapa jenis file dalam BASIC, yaitu :
1. File Sequential= file yang diakses secara berurutan.
2. File Random= file yang bisa diakses sccara random atau acak tanpa memperhatikan urutan data.
3. File Binary= file dalam bentuk kode-kode binary (0 dan 1).

Membuat File
Untuk membuat file baru menggunakan BASIC (Qbasic) dapat digunakan statement OPEN, bentuk umumnya:
OPEN NamaFile [ForMode] As [#no_file] [LEN = panjang_record]

Keterangan :
• NamaFile: merupakan nama file yang ingin dibuat atau dibuka, ditulis berikut direktori filenya. Jika direktori tidak ditulis berarti file dibuat pada direktori aktif.
• MODE: mode penggunaan file, yang terdiri dari :
– INPUT: jika file dibuat/dibuka untuk dibaca isi datanya.
– OUTPUT: jika file dibuat/dibuka untuk menuliskan / merekam data ke dalam file. Jika nama file yang akan dibuat sudah ada sebelumnya, maka file yang lama akan otomatis dihapus.
– APPEND: jika file dibuat/dibuka untuk ditambah isinya tanpa menghapus file sebelumnya.
– RANDOM: digunakan untuk pembuatan file random (acak), menyimpan dalam bentuk record.

Menutup File
Setelah sebuah file dibuat atau dibuka, selanjutnya file dapat ditutup dengan menggunakan statement CLOSE.
Bentuk umumnya :
CLOSE [(nomor_file)]

Ada beberapa operasi yang melibatkan file , yaitu:
1. Baca File: setelah dibuka file dapat dibaca isi datanya dengan statement INPUT #, LINE INPUT #, atau GET. Bentuk umum masing-masing statement :
INPUT #no_file, variabel_list
LINE INPUT # #no_file, variabel_list
GET #no_file, [no_record] [,variabel_list]

LINE INPUT membaca isi file perbaris. Statement GET biasanya untuk membaca file random yang berisi record-record.

2. Tulis File: penulisan file bisa dilakukan dengan statement PRINT #, PUT ,WRITE .
Bentuk umumnya :
PRINT #no_file, variabel_list
PUT #no_file, [no_record] [,variabel_list]
WRITE #no_file, ekspresi

PUT digunakan untuk merekam data ke file random. Sedangkan WRITE untuk merekam data ke file sequewnsial.

3. Tambah File: untuk kepentingan tertentu isi file dapat ditambah datanya tanpa menghapus
file lama dan menulis dengan yang baru. Untuk bisa menambah isi file mode
pembuakaan file harus ditulis APPEND. Contoh :
OPEN "DATA.DAT" FOR APPEND AS #1

Kemudian untuk menulisnya menggunakan statement yang biasa untuk menulis data, seperti penjelasan no.2.

Reserved Words
1. SEEK ; statement untuk menset dan mengetahui pointer record pembacaan atau penulisan pada suatu file. Betnuk umumnya :
SEEK(no_file)
SEEK # no_file, posisi
2. EOF ; fungsinya untuk mengetahui apakah pointer record berada di akhir file. Mengembalikan nilai benar atau salah. Bentuk umumnya :
EOF(no_file)
3. LOF; untuk mengetahui panjang sebuah file dalam satuan byte. Bentuk umumnya :
LOF(no_file)
4. KILL; statement untuk menghapus file dari dalam program. Statement ini sama dengan perintah Delete didalam DOS. Bentuk umumnya :
KILL nama_file
5. FILES ; berfungsi untuk menampilkan file dalam direktori dari dalam program. Statement ini sama dengan perintah Dir dalam DOS. Bentuk umumnya :
FILES nama_file

0 komentar :

Post a Comment