23/10/2016

Perbandingan Sistem Pneumatik dan Hidrolik

Sistem Pneumatik
Pneumatik berasal dari bahasa Yunani  yang berarti udara atau angin. Semua sistem yang menggunakan tenaga yang disimpan dalam bentuk udara yang dimampatkan untuk menghasilkan suatu kerja disebut dengan sistem Pneumatik. Dalam penerapannya, sistem pneumatic banyak digunakan sebagai sistem automasi seperti rem, tutup pintu pada KRL, pelepas dan penarik roda-roda pendarat pesawat, dll.

Pneumatik

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pneumatik:
+ Ketersediaan yang tak terbatas dan Bersih
+ Aman dari kebakaran
+ Fluida kerja mudah didapat dan ditransfer
+ Viskositas fluida yang  lebih kecil sehingga gesekan dapat diabaikan.

- Memerlukan instalasi peralatan penghasil suara
- Menimbulkan suara bising
- Mudah mengembun

Sistem Hidrolik
Hidrolik

Pompa Hidrolik
Hidrolik menurut Bahasa gerak berasal dari kata Hydro = Air dan Aulos = Pipa. Jadi dapat diartikan hidrolik ialah suatu sistem yang memanfaatkan energy dari fluida (cairan) yang ditekankan, sehingga menghasilkan energy mekanik.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Hidrolik:
+ Ketelitian dalam penyetelan
+ Tenaga yang dihasilkan besar
+ Oli yang digunakan bersifat sebagai pelumas
+ Tidak berisik
+      Dapat menahan beban yang berat
+ Dapat mentransfer energy yang besar

- Reaksi yang dikerjakan lamban
- Harga fluida (Oli) mahal
- Sensitif terhadap kebocoran
- Apabila terjadi kebocoran akan mengotori bahkan merusak system
- Sisa cairan fluida (oli) menimbulkan limbah

Kesimpulan
Fluida adalah zat yang memiliki kemampuan untuk mengalir dan menyesuaikan diri dengan tempatnya. Jenis luida mampu mampat (compressible) dan fluida tak mampu mampat (non-compressible). Dalam system Pneumatik menggunakan jenis fluida compressible yaitu udara yang digunakan untuk menggerakan silinder. Sedangkan pada system Hidrolik digunkana fluida non-compressible yakni oli sebagai penggerak/penekan.

0 komentar :

Post a Comment