22/10/2016

Perbedaan Mencolok Aki Kering dan Aki Basah

Accu, Aki atau juga disebut Baterai ialah alat elektro kimia berupa cairan elektrolit (asam sulfat dan air sulingan) yang dibuat untuk mensuplai listrik ke berbagai system di kendaraan seperti starter mesin, sistem pengapian, lampu-lampu dan komponen listrik lainnya. 

Saat ini jenis accu / aki yang banyak beredar dipasaran atau digunakan adalah jenis aki kering dan aki basah yang sebenarnya kedua jenis aki ini hampir mirip, perbedaan yang mencolok adalah sebagai berikut:

Aki Basah
Cairan elektrolit menjadi bagian utama dari aki ini, umumnya aki basah menggunakan wadah yang semi transparan untuk mempermudah (maintenance) melihat ketinggian cairan elektrolitnya berada di level upper atau lower dengan jelas karena cairan elektrolit lebih cepat menguap dikarenakan panas yang disebabkan penggunaan atau karena suhu lingkungan.

Cairan elektrolit yang digunakan biasanya disebut  air aki atau air zuur (untuk aki baru), yang berfungsi untuk merendam sel-sel aki. Volume air aki tersebut harus selalu berada diatas batas minimal (lower level) agar dapat tetap merendam sel-sel yang berada di dalam wadah tersebut. Jika volume air kurang dari batas minimal, maka sel penyimpanan arus akan ter-oksidasi dan berkarat.

Aki Basah dan Air Elektrolitnya

Untuk menambah volume cairan, cukup gunakan air destilasi, bukan air zuur. Perbedaan diantara keduanya dapat dilihat berdasarkan warna tutup botolnya. Umumnya Air zuur dikemas dalam botol dengan tutup berwarna m
erah, sementara air destilasi dikemas dalam botol dengan tutup berwarna biru. Soal harga, aki basah biasanya lebih murah dari pada aki kering.

Aki Kering
Aki kering merupakan bentuk pengembangan dari aki basah yang penggunaannya kini menggunakan cairan yang berbentuk Gel. Secara fisik, perbedaannya terlihat melalui wadahnya yaitu berwarna gelap atau tidak transparan. Selain itu, lubang-lubang untuk mengisi air aki pada aki basah tidak diperkenankan untuk dibuka.

Aki Kering

Tingkat penguapan Gel ini sangat minim dan saat menguap, uap tersebut tidak dibuang keluar, tetapi tetap tertampung didalam wadah, sehingga volumenya tetap terjaga. Dengan demikian, maka aki jenis ini tidak membutuhkan perhatian khusus atau umumnya disebut Maintenance Free. Aki kering biasa disebut dengan maintenance free battery karena minim perawatan, namun harus dibayar dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan aki basah.

Kesimpulannya Aki basah membutuhkan perawatan, artinya Anda perlu meluangkan waktu secara rutin untuk memeriksa ketinggian cairan dan memastikan bahwa cairan tersebut tetap berada pada batas yang seharusnya (Upper dan Lower). Namun selain harganya yang lebih terjangkau, jika perawatan dilakukan secara tepat dan teratur, aki basah cenderung memiliki umur yang lebih panjang dibandingakan aki kering karena dapat diisi kembali air elektrolitnya.

Dilain pihak, aki kering tidak membutuhkan perawatan khusus karena tidak dibutuhkannya penambahan cairan. Tetapi kepraktisan tersebut harus ditebus dengan harga yang lebih mahal dan umur pemakaian yang relatif lebih singkat. Perlu diingat daya tahan aki tergantung pada pemakaian.

Sumber:
Blog jagatotomotif.id
Blog acc.co.id

0 komentar :

Post a Comment