23/10/2016

Proses Ekstruksi Langsung dan Tidak Langsung

Ekstrusi adalah suatu metoda teknik manufaktur yang memerlukan teknik yang tinggi, penguasaan bidang material yang baik dan peralatan yang canggih dan tentunya mahal. Dalam pelaksanaannya proses ekstrusi dibedakan antara dua metode kerja yaitu :
1. Ekstrusi langsung (direct ekstrusion).
2. Ekstrusi tidak langsung (indirect ekstrusion).
Keuntungan ekstrusi antara lain mencakup kemungkinan membuat berbagai jenis bentuk kekuatan tinggi, ketepatan ukuran, penyelesaian permukaan yang baik pada kecepatan produksi yang tinggi, dan harga cetakan (die) yang relatif murah. Sedangkan kerugiannya ialah memerlukan pemeliharaan yang teliti, biaya investasi mahal.

Proses Ekstruksi Langsung dan Tidak Langsung

Ekstrusi langsung (direct ekstrusion)
Ektrusi ini disebut sebagai ekstrusi maju, biasanya dilakukan dengan metoda pelumasan atau tanpa pelumasan pun dapat dilakukan. Hal ini tergantung dari bahan ekstrusi apakah akan memiliki kecenderungan gesekan untuk permukaan dinding dalam silinder. 
Disini bilet bulat yang telah dipanaskan dimasukkan dalam ruang die, plunyer dan ram ditempatkan pada posisi masing-masing. Logam diekstrusi melalui lubang pada die sampai tersisa bahan sedikit saja. Sisa ini dipotong tepat di dekat die dan ujung sisa dikeluarkan. 
Berikut Tipe Ekstrusi Langsung:
Proses Ekstruksi Langsung dan Tidak Langsung
(a) Direct                                                             (b) Hydrostatic
(c) Lateral


Ekstrusi tidak langsung (indirect ekstrusion)
Proses Ekstruksi Langsung dan Tidak Langsung
Ekstrusi ini disebut sebagai ekstrusi balik, pada proses ini letak cetakan berada pada bagian plunyer, jadi disini cetakan juga berfungsi sebagai penekan dan material keluar dari bagian dalam plunyer. Dengan cara ini, maka tidak terjadi gesekan antara material dengan dinding silinder.




Ekstrusi tak langsung memiliki beberapa keuntungan, diantaranya adalah :
1. Penghematan tekanan hingga 35% berarti penghematan energi.
2. Produksi panas tidak ada, jadi tidak ada penambahan suhu pada material ataupun silinder karena tidak ada gesekan yang terjadi.
3. Keseragaman kualitas produksi diseluruh bagian merata, deformasi yang terjadi seragam dan merata.


Sumber:
eBook Tri Mulyanto, Ir.,MT


0 komentar :

Post a Comment